DALIH-DALIH RASA KEADILAN, ANIES BERPOTENSI BANGKITKAN HTI-FPI BILA JADI PRESIDEN

  




DALIH-DALIH RASA KEADILAN, ANIES BERPOTENSI BANGKITKAN HTI-FPI BILA JADI PRESIDEN

 

Dua organisasi masyarakat (Ormas) terlarang yakni Front Pembela Islam (FPI) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) digadang-gadang akan bangkit kembali jika Anies Baswedan terpilih sebagai presiden tahun 2024 mendatang.

 

Anies memang dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan kelompok Islam garis kanan, sehingga publik khawatir ia mengembalikan hak Ormas terlarang itu untuk beraktivitas.

 

Namun, hingga kini eks Gubernur DKI Jakarta itu belum menyatakan secara gamblang apakah akan mengizinkin FPI dan HTI kembali jika menjadi presiden atau tidak.

 

Ketika ditanya soal kebangkitan FPI dan HTI lewat podcast Merry Riana, Anies mengaku tidak mau berbicara terlalu dalam tentang masa depan. Ia hanya meminta publik untuk melihat rekam jejaknya di masa lalu, yang mana tidak pernah ada konflik antar kelompok di DKI Jakarta.

 

"Sederhana, bicara tentang masa depan, bicara masa lalu. Jadi, kalau kita berikan asumsi--asumsi diulang-ulang akan jadi kebenaran--saya ini udah kerja lima tahun, Anda lihat sendiri deh, terjadi atau tidak?" ucap Anies dikutip dari YouTube Merry Riana, Senin (13/2/2023).

 

"Jadi, saya selalu bilang, kalau Anda ditanya yang sifatnya tentang masa depan, jawablah dengan record yang dikerjakan masa lalu. Soalnya, masa depan itu kita bisa ngarang kok, kalau masa lalu nggak karena udah kejadian," sambungnya.

 

Eks Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan akan menjalankan pemerintahannya sesuai konstitusi yang berlaku.

 

Menurut Anies, apabila pelarangan HTI dan FPI sesuai konstitusi maka ia tidak akan membangkitkan kembali. Akan tetapi, sebaliknya, jika pelarangan tersebut melanggar konstitusi maka dirinya bakal merehabilitasinya.

 

"Kita proyeksikan saja berdasarkan apa yang dikerjakan di Jakarta. Bila di Jakarta itu dikerjakan berdasarkan konstitusi, ya kira-kira ke depan akan begitu, isu apapun," terangnya.

 

 

Lebih lanjut, dia menegaskan akan selalu berprinsip pada keadilan, kepentingan umum, akal sehat, dan regulasi dalam setiap pengambilan keputusannya sebagai pejabat negara.

 

Pernyataan Anies Baswedan itu dinilai bersayap dan tidak memberikan kepastian soal HTI dan FIP. Ia meyakini dua Ormas terlarang di era Presiden Jokowi bakal bangkit kembali.

 

"Ketika ditanya Merry Riana jika Pak Anies Baswedan menjadi presiden jangan-jangan HTI dan FPI dihidupkan kembali, jawaban Anies muter-muter kek gangsing. Otomatis 1000% pasti hidupkan kembali HTI dan FPI, hanya kepada Anies, HTI dan FPI berharap bukan kepada Capres yang lain," tulis akun Twitter @MARQUEZ_93 dikutip Senin (13/2).

 

HTI & FPI Bakal Bangkit

Politisi senior Zulfan Lindan blak-blakan mengungkap nasib Front Pembela Islam (FPI) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) jika Anies Baswedan terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029 mendatang.

 

Zulfan menyebut bahwa FPI dan HTI akan menuntut Anies untuk merehabilitasi organisasinya yang sudah dibubarkan oleh pemerintahan Presiden Jokowi.

 

Apalagi, kata dia, Anies dikenal dekat dengan kelompok Islam garis kanan tersebut. FPI dan HTI menurutnya berperan besar memenangkan Anies Baswedan dalam pertarungan pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun 2017 silam melawan Ahok.

 

"Bagaimana pun yang kita tahu, bahwa ketika Anies menjadi gubernur, dukungan FPI dan HTI itu ada, dan besar untuk mobilisasi kelompok-kelompok Islam yang bersebrangan dengan Ahok," ucap politisi senior Zulfan Lindan dikutip dalam acara Adu Perspektif detik.com, Jumat (3/2).

 

Jika Anies tidak merehabilitasi FPI dan HTI, menurutnya, akan berbahaya bagi stabilitas politik dan tenrunya posisi Anies sebagai presiden bakal terancam.

 

Zulfan pun memprediksi bahwa Habib Rizieq Shihab Cs akan kembali turun ke jalan berunjuk rasa menuntut Anies untuk mengembalikan Ormas FPI dan HTI.

 

"Kalau seandainya Anies jadi presiden, posisi mereka itu misalnya tidak direhabilitasi. Kemudian mereka bikin demo besar-besaran, presidennya Anies Baswedan, bagaimana Anies menghadapi demo besar-besaran yang akan bergelombang besar, kemudian bisa jatuhkan dia, karena ketidakpercayaan dari kelompok Islam ini terhadap Anies," terang eks politisi PDIP tersebut.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BARESKRIM TETAPKAN EKS PIMPINAN DAN PEMIMPIN ACT JADI TERSANGKA

HUMAS SETKAB TERIMA KUNJUNGAN 360 MAHASISWA UNIVERSITAS MERCU BUANA

CUMA UNTUNGKAN SATU PIHAK, RENCANA PERDAMAIAN PRABOWO SOAL UKRAINA-RUSIA DITOLAK!