BABAK BARU UTANG-PIUTANG PILGUB DKI 2017
BABAK BARU UTANG-PIUTANG PILGUB DKI 2017
Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menduga bahwa cuitan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa tentang pemimpin bohong ditujukan untuk menyindir mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Hal ini terkait dengan Erwin Aksa yang mengungkapkan bahwa Anies Baswedan mempunyai utang kepada mantan wakilnya Sandiaga Uno sebesar Rp50 miliar dalam pemilihan gubernur (Pilgub) DKI 2017.
Menurut Chusnul Chotimah sindiran soal pemimpin bohong ditujukan kepada Anies Baswedan karena ia tidak terima namanya dicatut dalam pernyataan utang yang dibuat bakal capres NasDem itu.
"Episode baru utang piutang Pilgub DKI 2017. Sepertinya pak Erwin Aksa tidak terima namanya dicatut dalam pernyataan utang yang dibuat Anies. Pembohong patologis," ucapnya dikutip NewsWorthy dari Twitter @ch_chotimah2, Selasa (14/2).
Sebelumnya, di tengah polemik utang-piutang antara Sandiaga Uno dengan Anies, Erwin Aksa menyindir seorang pemimpin yang berbohong melalui cuitan di akun Twitter pribadinya.
Tapi tidak diketahui siapa sosok yang dituju olehnya, karena Erwin tidak menyebutkan secara spesifik dalam cuitannya, ia hanya menulis untuk pemimpin yang berbohong.
"Surat: Pemimpin berbohong mengejutkan hati nurani. Soal hati nurani. Seorang kontributor baru-baru ini menawarkan sentimen terpuji bahwa suaranya akan dipandu oleh hati nuraninya, antara lain,.." tulis Erwin Aksa dalam akun Twitter @erwinaksa_id.
"Pemimpin adalah "pembohong patologis." Saya memuji sentimen dan menganggap itu berlaku untuk para pemimpin lain juga," tulis Erwin kembali.

Komentar
Posting Komentar