BERBALIK JAUH, BUDI KEMBALI HIJAUKAN MONAS, SETELAH GUNDUL DIHABISI ANIES

  



BERBALIK JAUH, BUDI KEMBALI HIJAUKAN MONAS, SETELAH GUNDUL DIHABISI ANIES

 

Rencana penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono menghijaukan kembali kawasan Monumen Nasional (Monas) didukung politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Justin Adrian Untayana.

 

Anggota DPRD DKI Jakarta ini menilai, penghijauan perlu dilakukan lantaran kawasan sisi selatan Monas kini tampak gersang usai digunduli Anies Baswedan semasa masih menjabat sebagai Gubernur DKI.

 

"Sekarang kalau (Monas) dikembalikan ke fungsi awalnya saya kira sudah tepat," ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (24/10/2202).

 

Sebagai informasi, kawasan Monas terakhir kali direvitalisasi di era Gubernur Anies Baswedan.

 

Saat ini Anies mengubah konsep kawasan Monas dengan menebang 190 pohon demi pembangunan plaza sisi selatan Monas.

 

Kebijakan Anies ini pun sempat jadi polemik dan menuai protes banyak kalangan.

 

Protes pun sempat dilayangkan Justin terkait kebijakan Gubernur Anies Baswedan yang menebabg ratusan pohon di kawasan Monas ini.

 

"Penebangan pohon-pohon di Monas memang sempat saya keluhkan, termasuk kontraknya yang menurut saya meragukan," ujarnya.

 

Pj Gubernur DKI dan Menteri BUMN Sepakat Hijaukan Kembali Monas

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memastikan bakal menanam kembali pohon-pohon di kawasan Monas yang sempat ditebang di era kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.

 

Heru menyebut, penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya revitalisasi Monas dengan mengusung konsep penghijauan.

 

Pohon-pohonya nanti kami kombinasikan saja, nanti mungkin di IRTI ada perbaikan parkir," ucapnya di Balai Kota, Kamis (20/10/2022).

 

Sebagai informasi, kawasan Monas terakhir kali direvitalisasi saat masa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan pada 2020 silam.

 

Saat itu, Anies menebang 190 pohon demi membangun plaza sisi selatan Monas yang berada tepat di samping parkir IRTI.

 

Setelah Gubernur Anies purna tugas, Pemprov DKI bersama pemerintah pusat melalui Kementerian BUMN akhirnya sepakat mengubah konsep penataan kawasan Monas menjadi lebih hijau.

 

Desain baru dengan mengusung konsep penghijauan pun bakal disusun Pemprov DKI bersama Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) selaku Ketua Dewan Pengarah Kawasan Medan Merdeka.

 

 

Oleh karena itu, Heru masih enggan membicarakan lebih lanjut desain kawasan Monas yang baru.

 

"Nanti kita lihat desainnya," ujarnya singkat.

 

Sebelumnya, penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Menteri BUMN Erick Thohir sepakat untuk kembali menghijaukan kawasan Monumen Nasional (Monas).

 

Hal ini diungkapkan saat Heru menyambangi kantor Erick Thohir di Kementerian BUMN yang berada di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

 

Dalam pertemuan tersebut, keduanya pun sepakat untuk saling bersinergi melakukan pembenahan area publik pada aset milik pemerintah di kawasan Sarinah hingga Monas.

 

"Teras Sarinah sampai Monas ini bagian dari publik area yang maksimal. Dari Sarinah sampai Monas kami harus sinkronisasi, Monas tentu bagian publik, area yang sangat hijau," ucap Erick Thohir di Kementerian BUMN, Rabu (19/10/2022).

 

Sebagai ikon Jakarta, Erick menilai kawasan Monas harus mengedepankan konsep penghijauan seperti yang diterapkan di kompleks olahraga Gelora Bung Karno (GBK).

 

Oleh sebab itu, ia meminta Heru untuk mengubah desain kawasan Monas sesuai dengan konsep penghijauan.

 

"Nanti pak Heru yang akan desain (kawasan Monas) bersama Mensesneg supaya bisa hijau kembali," ujarnya.

 

Pj Gubernur DKI Heru Budi pun mengaku bakal segera berkoordinasi dengan Mensesneg selaku Ketua Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka untuk merancang desain kawasan Monas.

 

Pasalnya, kawasan Monas merupakan aset milik pemerintah pusat yang dikelola Pemprov DKI.

 

"Nanti (desain Monas) sama Mensesneg, karena itu milik pemerintah pusat," tuturnya.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BARESKRIM TETAPKAN EKS PIMPINAN DAN PEMIMPIN ACT JADI TERSANGKA

HUMAS SETKAB TERIMA KUNJUNGAN 360 MAHASISWA UNIVERSITAS MERCU BUANA

CUMA UNTUNGKAN SATU PIHAK, RENCANA PERDAMAIAN PRABOWO SOAL UKRAINA-RUSIA DITOLAK!