TGIF SIAP LAPORKAN HASIL INVESTIGASI KE JOKOWI
Menteri Koordinator Bidang Politik,
Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD selaku Ketua Tim Gabungan
Independen Pencari Fakta (TGIPF) Kanjuruhan memastikan bahwa TGIPF akan segera
melaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) hasil investigasi dan
rekomendasi terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada 1
Oktober 2022 lalu.
“Kami dari TGIPF siap menyampaikan
laporan pada hari Jumat, besok lusa. Sekarang semua bahan sudah dimiliki oleh
TGPIF dan tinggal restructure sistematika dan mempertajam rekomendasinya,” ujar
Mahfud MD, Rabu (12/10/2022), di halaman Istana Negara, Jakarta.
Mahfud menyampaikan, Presiden Jokowi
memberikan perhatian yang sangat serius terhadap tragedi pascapertandingan
sepak bola antara Arema FC versus Persebaya yang mengakibatkan adanya korban
luka-luka dan meninggal dunia. Rekomendasi dari TGIPF juga akan menjadi masukan
dalam menentukan langkah-langkah transformasi sepak bola Indonesia yang akan
dilakukan berkolaborasi dengan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) agar
kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Tadi ditanya oleh Presiden, karena
beliau sangat serius masalah kasus tragedi Kanjuruhan, sepak bola di Malang.
‘Bagaimana hasil temuan TGIPF? Saya menunggu,’ kata presiden, karena akan
segera menentukan langkah-langkah bersama FIFA yang akan berkunjung ke sini
pekan depan tim pendahuluannya,” kata Mahfud.
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah
meminta agar tragedi kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan diinvestigasi
hingga tuntas. Presiden juga menegaskan bahwa pihak yang telah terbukti
bersalah harus diberi sanksi.
“Sudah saya sampaikan, diinvestigasi
tuntas, diberikan sanksi kepada memang yang bersalah,” ujar Presiden Jokowi
dalam keterangannya kepada awak media di Kawasan Industri Terpadu Batang
(KITB), Jawa Tengah, Senin (03/10/2022).
Presiden juga telah memerintahkan kepada
segenap jajarannya untuk menangani tragedi tersebut.
“Saya kira juga perintah saya sudah
jelas pada Menko Polhukam, pada Kapolri, pada Menpora dan semuanya sudah
jelas,” kata Presiden.
Terkait tragedi Kanjuruhan ini,
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan enam tersangka.
Keenam tersangka tersebut berinisial AHL (Direktur Utama PT LIB), AH (ketua
panitia pertandingan), SS (security officer), Wahyu SS, (Kabag Ops Polres
Malang), H (Brimob Polda Jatim), dan PSA (Kasatsamapta Polres).
“Berdasarkan gelar dan alat bukti
permulaan yang cukup maka ditetapkan saat ini enam tersangka,” kata Kapolri
Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam jumpa pers, Kamis (06/10/2022) malam.

Komentar
Posting Komentar