Polisi menjelaskan perkembangan terbaru penyidikan kasus Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Ada penggeledahan yang dilakukan Bareskrim di kantor ACT dan gudang wakaf. Karo Penmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi termasuk ahli. Dia kemudian menjelaskan soal perbuatan yang diduga oleh Ahyudin selaku mantan pemimpin ACT. "Berdasarkan fakta hasil penyidikan bahwa saudara A yang memiliki peran sebagai pendiri dan ketua yayasan ACT dan pembina dan juga pengendali ACT dan badan hukum terafiliasi ACT," ujarnya. Dia mengatakan A duduk di direksi dan komisaris agar mendapat gaji dan fasilitas lainnya. Lalu, A diduga menggunakan hasil dari perusahaan itu untuk kepentingan pribadi. "Menggunakan berbagai dana donasi yang terkumpul termasuk Boeing tidak sesuai peruntukannya," ucap Ramadhan. Dia kemudian menjelaskan soal perbuatan yang diduga dilakukan Presiden ACT Ibnu...
Asisten Deputi Bidang Hubungan Kemasyarakatan dan Protokol (Asdep Humas dan Protokol) Sekretariat Kabinet RI menerima kunjungan mahasiswa Universitas Mercu Buana (UMB) jurusan Public Relations (PR), Kamis (21/07/2022). Kunjungan bertema “Eksistensi Public Relations sebagai Garda Terdepan Organisasi” ini berlangsung secara virtual dan diikuti oleh sekitar 360 orang mahasiswa dari empat kampus UMB yaitu Kampus Meruya, Warung Buncit, Menteng, dan Kranggan. Mengawali kunjungan, para mahasiswa diajak menelusuri kantor Setkab yang berpusat di Gedung III Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta melalui tayangan virtual tour . Selanjutnya, Asdep Humas dan Protokol Said Muhidin memaparkan mengenai peran Humas Setkab dalam komunikasi publik pemerintah. “Tugas dan fungsi Sekretariat Kabinet RI dititikberatkan kepada dukungan terhadap presiden selaku kepala pemerintahan,” ujar Said. Adapun fungsi yang dijalankan antara lain meng...
CUMA UNTUNGKAN SATU PIHAK, RENCANA PERDAMAIAN PRABOWO SOAL UKRAINA-RUSIA DITOLAK! Ukraina menolak mentah-mentah proposal damai yang diajukan Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto. Mereka menganggap proposal itu aneh, terdengar seperti usulan Rusia, bukan Indonesia. "Terdengar seperti usulan Rusia, bukan usulan Indonesia. Kami tidak butuh mediator seperti ini datang ke kami [dengan] rencana aneh ini," ujar Menteri Pertahanan Ukraina, Oleksii Reznikov, seperti dikutip AFP, Sabtu (3/6). Reznikov melontarkan penolakan ini tak lama setelah Prabowo menyampaikan proposal perdamaian ketika berpidato di Shangri-La Dialogue di Singapura. Dalam pidato itu, Prabowo menyodorkan tiga poin untuk menghentikan perang antara Rusia dan Ukraina, yaitu gencatan senjata, penarikan pasukan, dan referendum. "Yang pertama harus dilakukan adalah meminta pihak Ukraina...
Komentar
Posting Komentar